Wednesday, September 24, 2014

Ringkasan materi 23 september 2014

ETIKA

etika berasal dari bahasa yunani kuno, Ethos = kebiasaan, adat istiadat, akhlak yang baik.

Obyek material dari etika adalah tingkah laku atau perbuatan manusia yang dilakukan secara bebas dan sadar dan dijadikan sasaran pemikiran suatu hal yang dipelajari.

Beberapa definisi etika
- Bertens 
Nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya yang disebut juga sebagai "sistem nilai" dalam hidup manusia perorangan atau hidup bermasyarakat.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia
Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban.
Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

Etika dibedakan menjadi 2

1. Etika peringai 
Adat istiadat atau kebiasaan yang menggambarkan perangai mansia dalam hidup bermasyarakat di daerah-daerah tertentu dan pada waktu tertentu pula. Berlaku karena disepakati masyarakat berdasarkan hasil penilain perilaku.
2. Etika moral
Berkenaan dengan kebiasaan berperilaku baik dan benar berdasarkan kodrat manusia apabila dilanggar timbul kejahatan atau perbuatan yang tidak baik.

Arti etika sebagai

- Sebagai ilmu 
Ilmu tentang apa yang baik dan aoa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral.
- Sebagai kode etik
Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
- Sebagai sistem nilai
Nilai mengenai benar atau salah yang dianut oleh suatu golongan masyarakat.


Obyek material dari etika adalah tingkah laku atau perbuatan manusia yang dilakukan secara bebas dan sadar dan dijadikan sasaran pemikiran suatu hal yang dipelajari.
Obyek formal dari etika adalah kebaikan dan keburukan atau bermoral dan tidak bermoral dari tingkah laku tersebut.

Berdasarkan kajian ilmu

1. Etika normatif
Mempelajari secara kritis dan metodis norma-norma yang ada untuk mendapatkan norma dasar yang dapat dipertanggung jawabkan.
2. Etika fenomenologis
Mempelajari secara kritis dan metodis gejala-gelala moral seperti suara hati kesadaran moral, kebebasan, tanggung jawab, norma-norma dan lain-lainnya

3 Sistemika Etika
1. De Vos (1987)
Etika :
- Etika Deskriptif
   a. Sejarah kesusilaan
   b. Fenomenologi kesusilaan
- Etika Normatif
2. K. Bertens (1993)
Etika :
- Etika Deskriptif
- Etika Normatif
  a. Etika Umum
  b. Etika Khusus
- Metaetika
3. Franz Magnis-Suseno (1991)
Etika :
- Etika Umum
- Etika Khusus
   a. Etika Individual
   b. Etika Sosial :
       - Sikap terhadap sesama
       - Etika keluarga
       - Etika Profesi : Biomedis, Hukum, Bisnis, Ilmu pengetahuan dll
       - Etika Politik
       - Etika Lingkungan Hidup
       - Etika Ideologi - ideologi








SESI KEDUA 

FILSAFAT MANUSIA


Pengertian 
Filsafat berasal dari bahasa philein (mencintai), sophia = kebijaksanaan
Filsafat sebagai perenungan dicirikan oleh :
1. Mengkaji segala hal secara kritis
2. Menggunakan metode dielektis
3. Berusaha mencapai realitas terdalam (rakhe)
4. Berusaha menangkap tujuan ideal realitas
5. Mengetahui bagaimana harus hidup sebagai manusia

Jadi filsafat dipelajari sebagai
- Filsafat sebagai perenungan 
Filsafat sebagai Kritik
Filsafat sebagai ilmu yang berusaha mencari kebenaran secara metodik, sistematis, rasional, runtut, radikal dan bertanggung jawab

"Philosophy is for those who are willing to be disturbed with a creative disturbance..... Philosophy is for those who still have the capacity to WONDER......"
( Philosophy an introduction to the Art of Wondering by James L. Christian, prelude. )

Apa itu filsafat manusia
- bagian filsafat yang mengupas arti manusia atau menyoroti hakikat atau esensi manusia.
Filsafat memikirkan tentang
- asal usul kehidupan manusia (origin of human life)
- hakikat hidup manusia (the nature of human life)
- realitas eksistensi manusia

Filsafat manusia menanyakan pernyataan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri

Filsafat manusia harus berpikir kritis 

Istilah terkait filsafat manusia
Dulu 
- Psikologi filosofis
- Psikologi rasional
       Sebagai lawan dari "psikologi empiris","psikologi eksperimental" atau psikologi ilmiah

Sekarang
- Filsafat manusia
- Antropologi filosofis
Istilah diatas lebih tepat dipakai karena keutuhan atau tak hanya memperlajari jiwa,

Perlunya mempelajari filsafat manusia
Manusia adalah mahluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari "yang ada"
Manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri

Berfilsafat manusia sulit karena seolah tak berguna atau tak mungkin

Tokoh filsuf manusia
- Plato
- Aristoteles
- Merleau-Ponty
- Paul Ricoeur
- Martin Heidegger
- Soren Kierkegaard
- Emmanuel Levinas
- Gabriel Marcel
- Jacques Lacan
- Jacques Derrida
Dan masih banyak tokoh lainnya. Konsepsi mereka begitu mendalam dan holistik.

Alasan filsafat manusia relevan
Manusia itu dinamis, misteri dan paradoksal
1. Dengan bertanya manusia mewujudkan hakikat kemanusiaannya.
2. Dengan mendalami manusia, manusia mengenal dirinya lebih baik.
3. Filsafat manusia mengantar manusia semakin bertanggung jawab terhadap dirinya dan sesama.

Metode filsafat manusia
Sebagai bagian dari filsafat, cara kerja filsafat manusia juga sama dengan filsfat pada umumnya
Yaitu, refleksi, analisa transendental dan sintesa. Dan juga ekstensif (yang luas dan lengkap), intensif (yang mendalam dan mendetail), kritis (pertanyaan yang mendalam)

Objek filsafat manusia

Pertanyaan mengenai manusia datang dari 
- Kekaguman
- Ketakjuban
- Frustasi
- Delusi
- Pengalaman negatif

Agustinus "aku menjadi masalah besar bagi diriku"
Adam Schaft "karena kita adalah manusia yang akan mati.... Kita tidak akan puas dengan perubahan formasi sosial man


Sumber : power point Bpk. Bonar Hutapea, M.Si. Psi

5 comments: